Senin, 14 November 2016

4 Kuliner Lezat Yang Wajib Dicoba di Sabang


Anda yang nikmati libur Lebaran di Sabang, Aceh, janganlah hanya nikmati keindahan alam bawah lautnya saja. 4 Kuliner harus yang ada disana harus juga dicoba.

Terkecuali harus dicoba wisatawan, kuliner ini yang juga buat kangen dengan kampung halaman. Meskipun Kota Sabang kecil, namun kota ini memiliki makanan yang khas serta tak dapat diketemukan di beberapa daerah lain.

Terkecuali harus dicoba wisatawan, kuliner ini yang juga buat kangen dengan kampung halaman. Meskipun Kota Sabang kecil, namun kota ini memiliki makanan yang khas serta tak dapat diketemukan di beberapa daerah lain.

from http://hijrahheiji.blogspot.co.id/

Tersebut 4 kuliner lezat khas Sabang :

1. Mie Jalak 

Mie Jalak


Seperti namanya yang unik, Mie Jalak ini mempunyai rasa yang unik juga. Anda dapat temukan mie ini di Toko Pulau Baru, Jalan Perdagangan, Kota Sabang. Nama Mie Jalak ini datang dari nama si pembuatnya pertama sekali, Pak Jalak.

Meskipun penampilannya simpel, cuma terbagi dalam Mie yang berwarna agak kekuningan, dengan kuah yang bening, ditambah kombinasi toge, daun bawang serta taburan daging ikan yang dipotong kecil-kecil berbentuk dadu, rasa-rasanya sangat nikmat. Untuk seporsi penuh Mie Jalak cuma butuh membayar Rp 10. 000 saja. Bila ada yang tertarik memberikan telur jadi Rp 12. 000.

Mie Jalak senantiasa ramai dikunjungi, baik wisatawan ataupun masyarakat Sabang sendiri. Toko ini buka mulai jam 08. 00-12. 00 WIB, serta kembali buka jam 16. 30-22. 00 WIB. Puncak penjualan ketika akhir minggu, bila telah hari ini, Anda mesti siap-siap mengantri serta beberapa berharap kuatir tak kebagian.

2. Sate Gurita 

Sate Gurita


Sate ini memanglah jadi makanan yang unik di Kota Sabang, lantaran memanglah hanya serta cuma ada di sini. Sebagai keunikkan dari Sate Gurita yaitu rasa dari daging gurita tersebut. Janganlah pikirkan daging gurita yang kenyal atau alot. Anda dapat rasakan daging gurita yang lembut, ditambah lagi dengan bumbu kacang yang cocok, ditanggung satu jumlah akan tidak cukup.

Untuk 1 jumlah Sate Gurita lezat ini kita cuma butuh membayar Rp 10. 000 saja. Sate ini umum di nikmati dengan lontong maupun nasi dengan alternatif bumbu yang tidak sama, Bumbu Jawa (Bumbu Kacang) atau Bumbu Padang. Sate ini dapat didapati di Pujasera (Pusat Jajanan Selera Rakyat) serta di Wisata Kuliner Kota Sabang, yang buka mulai jam 19. 00-23. 00 WIB.

3. Mie Pingsun 

Mie Pingsun


Mie ini dapat adalah satu diantara primadona Mie yang ada di Kota Sabang. Terkecuali populer dengan juga sebutan Mie Bang Mandra, lantaran penjualnya serupa dengan Mandra, Mie ini dikenal juga dengan Mie Seafood, lantaran mie ini digabung dengan beragam jenis Seafood, seperti Cumi-cumi, Udang, serta ikan, diluar itu ada daging serta sayur. Untuk SeafoodLover pastinya akan pilih mie ini.

Mie ini bisa dibeli di Toko Bermacam Ria, mulai berjualan jam 19. 00-23. 00 WIB. Untuk satu porsinya kita cuma butuh membayar Rp 10. 000 saja, harga yang layak untuk kesenangan tidak ada duanya.

4. Mie Sedap 

Mie Sedap


Nama mie sedap ini sendiri datang dari nama tokonya, " Sedap ". Mie sedap ini telah ada mulai sejak saya masihlah kecil sampai saat ini. Rasa-rasanya yang unik bikin saya ketagihan untuk selalu menikmatinya tanpa ada jemu.

Buat yang belum pernah merasakan serta penasaran bagaimana memiliki bentuk, Mie sedap ini juga sangat minimalis, cuma mie, plus daging yang berupa dadu. Nampaknya cuma seperti mie yang umum saja, namun demikian kita cobalah mencicipinya, hmm, buat perasaan bagaimana gitu. Nendang banget!

Buat Anda yang datang ke Kota Sabang serta menginginkan mencicipi Mie Sedap ini, dapat segera datang ke Toko Sedap yang ada di Jalan Perdagangan, lantaran mie sedap ini cuma di jual disini. Mulai berjualan jam 08. 00- 22. 00 WIB. Datang, duduk serta segera pesan. Pesanan bakal selekasnya datang tidaklah sampai 10 menit, maklum kita memanglah mesti sedikit lama menanti, lantaran antrean konsumen yang demikian banyak, namun tidak permasalahan, lantaran kelezatan Mie Sedap selekasnya datang di depan kita, cuma dengan Rp 10. 000 saja.


10 Hal Ini Wajib Dilakukan Ketika Ke Sabang

Wisata Aceh - Sebagai kota paling barat di Indonesia, Sabang tawarkan banyak aktivitas seru untuk wisatawan. Dari mulai wisata alam hingga kuliner, 10 hal semacam ini harus Anda kerjakan waktu bertandang ke Sabang serta Pulau Weh!

Beberapa hal menarik yang dapat dikerjakan di Pulau Weh, serta Sabang sebagai kota terbesarnya. Lokasi paling barat Indonesia ini miliki banyak wisata seru yang sayang untuk ditinggalkan. Jikalau Anda mempunyai saat singkat, minimum kerjakanlah 10 hal semacam ini di Sabang :

source: instagram.com

1. Berkunjung ke Titik 0 Km Indonesia 


Untuk Anda yang begitu cinta dengan Republik Indonesia, tugu yang satu ini dapat jadi kebanggaan sendiri. Berkunjung ke titik 0 Indonesia jadi narasi seru yang tidak bakal terlupakan, terlebih kita dapat memperoleh Sertifikat Km 0 yang di tandatangani segera oleh Walikota Sabang.

Tugu ini berjarak lebih kurang 29 km dari pusat Kota Sabang, dengan saat tempuh lebih kurang 1 jam 30 menit apabila memakai kendaraan. Tugu setinggi 20 mtr. itu berwarna krem serta merah muda dengan simbol Garuda yang tengah menggengam angka 0 di puncaknya. Di lantai 2 tugu ada 2 buah prasasti, yang di tandatangani Menteri Penelitian serta Tehnologi/Ketua BPP Tehnologi BJ. Habibie, pada 24 September 1997.

Berisi menerangkan kalau penetapan posisi geografis Km 0 Indonesia itu diukur beberapa ahli BPP Tehnologi dengan memakai tehnologi Global Positioning Sistem (GPS). Sesaat prasasti ke-2 menerangkan dalam angka posisi geografis Km 0. Yang tentu janganlah lupa untuk mengabadikan peristiwa ini memakai kamera. Cari posisi dibagian barat tugu untuk memperoleh bentuk tugu keseluruhnya.

2. Snorkeling serta diving di Iboih 


Tidak komplit ke Pulau Weh tanpa ada coba snorkeling atau diving di Iboih. Gampong Iboih memanglah populer dengan wisata baharinya. Ada 3 tempat sebagai primadona kunjungan wisatawan di Iboih, yakni Pantai Teupin Sirkui, Pantai Pulau Rubiah serta Pantai Gapang. Untuk sekali snorkeling sepuasnya, wisatawan cuma dipakai Rp. 45. 000 saja. Alat yang disewakan berbentuk snorkel, pelampung serta fin.

Sedang untuk sekali menyelam, wisatawan dipakai tarif sebesar Rp 400. 000 komplit dengan instruktur. Untuk penyelam pemula mesti memperoleh teori basic mengenai manfaat peralatan menyelam sepanjang lebih kurang 20 menit oleh sang instruktur, atau yang lebih di kenal sebagai 'buddy'.

Sesudah memahami, awalilah untuk bersiap-siap lakukan latihan basic menyelam dengan kedalaman sekitaran 2 mtr.. Sesudah punya kebiasaan bernapas memakai mulut dibawah air itu berarti telah dapat untuk meneruskan ke tingkat setelah itu. Namun janganlah sekali-kali diving sendirian, upayakan buddy senantiasa temani saat diving. Hal semacam ini untuk kurangi resiko yang mungkin saja berlangsung sepanjang diving.


3. Mencicipi rujak buah Pulau Klah 


Terkecuali populer kelezatannya, sebagai daya tarik rujak Pulau Klah yaitu panorama segera menuju Pulau Klah dengan hamparan laut yang berwarna hijau serta biru, oleh karena itu rujak itu dikatakan sebagai rujak buah Pulau Klah meskipun tak ada di Pulau Klah.

4. Makan sate gurita serta mie jalak 

Sate Gurita Sabang
Sate Gurita

Mie Jalak Sabang
Mie Jalak Sabang

Apalah makna berlibur tanpa ada wisata kuliner. Di Sabang, terdapat banyak makanan yang harus dicicipi juga disukai orang-orang serta wisatawan. Dua salah satunya yaitu Sate Gurita serta Mie Jalak.

Sate gurita ini terhitung masakan khas Sabang yang belum lama diketemukan, tetapi keberadaannya kerap di cari oleh warga serta wisatawan. Sate gurita ini pada intinya sama juga dengan sate umum, dengan bumbu kacang atau bumbu padang. Yang jadi daya tariknya yaitu daging gurita yang dimasak lembut serta bumbunya meresap hingga kedalam. Untuk seporsi sate gurita cuma dikenai Rp 10. 000 saja.

Mie jalak adalah masakan khas Sabang yang telah ada mulai sejak lama, adalah resep turun temurun mulai sejak jaman Belanda. Mie jalak ini dapat diketemukan di Toko Pulau Indah, di Jalan Perdagangan. Harga satu jumlah mie jalak cuma Rp 10. 000 saja.

5. Berkunjung ke Tugu Sabang – Merauke 

Kilometer Nol Sabang

Terkecuali tugu Km 0, Sabang mempunyai tugu yang bersejarah yang lain yakni Tugu Kembar Sabang Merauke. Diberi nama Tugu Kembar Sabang Merauke lantaran tugu ini yang mempunyai persamaan dengan tugu yang ada di Sota, Papua. Disebutkan kembar, lantaran ada 2 tugu yang sama juga dengan lokasi yang tidak sama, satunya ada di Km 7, tugu Km 0 yang pertama, sedang satu lagi ada di pusat kota, di depan kantor Walikota Sabang.

6. Nikmati sunrise di Pantai Anoi Itam 


Untuk penggemar Matahari Terbit, panorama indah di Pantai Anoi Itam jangan pernah terlewati. Ada lebih kurang 11 km dari pusat kota, berikut pantai di lokasi timur Sabang. Diluar itu wisatawan dapat juga keindahan bawah lautnya. Terumbu karang yang ada di pantai berpasir hitam ini tak kalah menarik dengan terumbu karang yang ada di Iboih, cuma saja alat snorkel mesti dibawa sendiri.

7. Surga tersembunyi' di Jaboi 


Menurut histori, Sabang datang dari kata Shabag yang berarti gunung meletus. Hal semacam ini dibuktikan dengan masihlah ada gunung berapi yang ada dibawah laut serta daratan, satu diantaranya gunung berapi Jaboi yang ada di Gampong Jaboi, lebih kurang 15 km dari pusat Kota Sabang. Di Gunung Berapi jaboi kita dapat lihat segera kawah yang masihlah aktif serta aliran air hangat yang mengalir di sekitaran kawah. Diluar itu kita dapat nikmati keindahan alam yang mengagumkan cantik dengan latar yang serba putih.

8. Sunset di Sabang Hill 


Untuk penggemar pemandangan matahari tenggelam, Sabang Hill jadi satu diantara tempat yang harus dikunjungi. Terkecuali nikmati sunset kita dapat juga nikmati panorama Teluk Sabang yang teduh, sembari nikmati satu gelas teh hangat di cafe hotel Sabang Hill. Bila mujur, wisatawan dapat lihat gerombolan lumba-lumba keluar dari teluk!

9. Berbelanja t-shirt di Kaos Piyoh 


Waktunya berburu oleh-oleh. Untuk wisatawan yang mencari kaos atau t-shirt dengan desain yang unik serta menarik dapat singgah di Piyoh Design, di Jalan Cut Mutia No. 11, Kota Atas. Toko ini sediakan bermacam cinderamata khas Sabang seperti pin, gantungan kunci, boneka, tas, stiker dan sebagainya yang bercirikan Kota Sabang. Mutunya bagus juga.

10. Oleh-oleh bakpia serta salak Sabang 

Bak Pia Sabang
Bak Pia Sabang

Siapa katakan bakpia cuma ada di Yogya? Anda dapat membawa cinderamata berbentuk bakpia serta salak Sabang. Bakpia Sabang populer lantaran mempunyai rasa yang enak, lembut didalam renyah serta gurih diluar. Ada beragam varian rasa seperti original, pandan, kopi serta durian. Harga perkotaknya cuma Rp 15. 000 saja. Wisatawan dapat memperolehnya di Bisa Jalan Perdagangan atau Pelabuhan Balohan.

Satu lagi yang harus dibawa pulang dari Sabang yakni salak. Salak hasil perkebunan Balohan ini mempunyai rasa yang renyah serta manis, diluar itu mempunyai bentuk yang lebih kecil di banding salak yang lain. Harga perkilonya cuma Rp 20. 000 saja, dapat diperoleh di Pelabuhan Balohan. sumur detik.travel.com
Senin, 07 November 2016

Destinasi Wisata Pulau Dua Bakongan Aceh Selatan

Destinasi Wisata Pulau Dua Bakongan Aceh Selatan

Pulau dua ada di Bakongan Timur Aceh selatan sekitaran 45 km dari Kota Tapaktuan. Diberikan nama pulau dua lantaran posisi pulau ada berdekatan dengan bentuk yang sama. Ke-2 pulau ini dipenuhi dengan pohon kelapa dari serta jadi tempat istirahat untuk beberapa nelayan. Aktivitas yang dapat dikerjakan dipulau dua yaitu berkemah sembari memancing serta snorkeling di sekitar pulau serta saat ini banyak disukai oleh wisatawan dari luar aceh selatan. Pulau dua dapat diliat dari terlepas pantai Ujung Pulo Cut serta Ujung Pulo Rayeuk.

Pulau Dua Bakongan, dimana pulau tersebut adalah satu, dan lagenda nya di belah menjadi dua oleh Tuan Tapa. disaat Tuan Tapa mengejar seekor naga di lautan. jarak tempuh dari tapak tuan ke bakongan dari jalan darat memakan waktu 60 menit, dan dari pantai menuju kepulau memakan waktu 5 menit menggunakan kapal kecil nelayan.  Dipulau ini kita dapat menikmati keindahan bawah laut yang sangat indah.







5 Destinasi Wisata di Aceh Paling Favorit Wisman

Aceh yang terlebih dulu dimaksud dengan nama Nanggroe Aceh Darussalam (2001-2009) yaitu satu Propinsi yang terdapat di ujung Pulau Sumatra. Aceh mempunyai otonomi yang ditata sendiri, tidak sama dengan propinsi lain di Indonesia, lantaran argumen histori. Di samping utara, Aceh bersebelahan dengan Teluk Benggala, Samudra Hindia di samping barat, Sumatra Utara di samping tenggara serta selatan, Selat Malaka di samping timur.

Selepas musibah tsunami di Aceh tanggal 26 Desember 2004, derap jantung kota ini pernah berhenti. Tetapi bersamaan dengan sembuhnya aktivitas ekonomi serta orang-orangnya, derap kehidupan dalam orang-orang juga turut kembali sembuh. Propinsi Aceh juga kembali bangkit serta membenahi bidang pariwisatanya dengan baik. Banyak daerah wisata yang menyuguhkan macam object wisata yang tidak kalah menarik dari kota-kota lain yang ada di Indonesia. Nah, di bawah ini daftar informasi obyek wisata yang paling indah juga menarik di Aceh yang perlu anda kunjungi.

1. Pulau Banyak








Kepulauan Banyak berada di Kabupaten Aceh Singkil yang terdiri dari gugusan pulau-pulau kecil. Pulau Banyak yang terbagi dalam gugusan pulau yang bersebelahan dengan samudera hindia, tepatnya di ujung samping barat Pulau Sumatera. Menurut warga sekitar ada 99 gugusan pula, namun setelah tsunami tinggal sekitar 60an yang layak untuk dikembangkan jadi tempat wisata andalan. Termasuk juga keindahan alam bawah laut seta penyu hijaunya.

Sebagai daerah kepulauan, Pulau Banyak mempunyai laut yang cukup luas juga pantai yang begitu panjang serta indah, pantai Pulau Banyak tak kalah dengan Pantai-pantai lain di indonesia. Pasir putihnya lebih lembut, lambaian daun- daun kelapa yang rindang makin memperindah situasi tamasya dengan panorama alam pantai tropis. Indahnya pemandangan Sunset juga jadi tontonan sendiri yang mengasyikkan. Kalau kepulau banyak jangan mampir ke pulau paling banyak di kunjungi oleh wisatawan luar negeri.

2. Pulau Weh

Photo by bietour

Di Indonesia, liburan ke pulau sama dengan cost mahal lantaran sulitnya transportasi. Namun untuk menuju Pulau Weh, Aceh, bujet yang Anda mengeluarkan tak demikian besar serta bisa ditekan. Kuncinya cerdas dalam pilih transportasi.

Tenang, pilihan transportasi umum ke Pulau Weh demikian bermacam serta ada dalam beragam tingkatan harga. Kesempatan ini, Kompas Travel bakal menguraikan rute perjalanan ke Sabang, Pulau Weh yang diawali dari Jakarta.

Ambillah penerbangan ke Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Aceh. Harga ticket pesawat normal dari Jakarta ke Aceh sekitar Rp 600. 000, bila musim libur harga ticket naik hingga 2 x lipat.

Alternatif yang lain, bila Anda tidak memperoleh ticket pesawat dengan harga terjangkau ke Aceh atau malah Anda memperoleh ticket pesawat promo, coba ambillah penerbangan ke Kuala Namu, Sumatera Utara. Lalu naik bus antar kota dari Medan ke Banda Aceh yang dibanderol tarif kurang lebih Rp 200. 000. Saat tempuh dari Medan menuju Banda Aceh yaitu 12 jam.

Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda-Pelabuhan Ulee Lheue
Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda terdapat di Kecamatan Blang Bintang, Aceh Besar. Jaraknya sekitaran satu jam ke kota Banda Aceh. Sedang Pelabuhan Ulee Lheue ada di kota Banda Aceh. Jadi bila Anda menginginkan selekasnya menuju pelabuhan dari bandara, alternatifnya ada empat, yaitu taksi, damri, becak motor, serta labi-labi (kendaraan khas Aceh).

Tarif keempatnya pasti tidak sama. Taksi sesuai dengan argo. Damri dari Bandara ke Banda Aceh Rp 20. 000, becak motor sesuai sama penawaran, serta labi-labi mempunyai harga carter (bila rombongan) serta harga perseorangan.

Photo by sadarulaldy

Mencari becak motor serta Labi-labi memanglah sedikit susah di komplek bandara. Karenanya berjalanlah keluar dari komplek bandara untuk mencari dua transportasi itu.

Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh-Pelabuhan Balohan, Sabang, Pulau Weh

Ada dua alternatif menuju Pulau Weh yaitu dengan kapal cepat atau kapal lambat (feri). Dalam satu hari ada tiga feri yang berlayar dari pelabuhan Ulee-Lheue (Banda Aceh) menuju pelabuhan Balohan (Pulau Weh) yaitu jam 08. 00, 11. 00, serta 16. 00. Harga ticket Rp 25. 000 dengan lama perjalanan 2 jam.

Sedang untuk kapal cepat yang mengonsumsi saat perjalanan 45 menit, dalam satu hari mempunyai 2 x jadwal keberangkatan yaitu jam 08. 00 serta 14. 30, dengan harga ticket Rp 85. 000.
Utama untuk dicatat spesial hari Jumat, kapal feri mempunyai jadwal yang tidak sama. Lalu aspek cuaca serta yang lain juga punya pengaruh pada saat keberangkatan kapal.

3. Kuala Paret, Aceh Tamiang

Photo By chindyafisa

Tidak diduga, Kabupaten Aceh Tamiang Propinsi Aceh menaruh pesona alam yang menakjubkan berkelas dunia, Kuala Paret namanya, walau terdengar tak menarik lantaran memakai kata “’Paret’”. Nama Kuala Paret masihlah asing untuk orang-orang Aceh bahkan juga orang-orang Kabupaten Aceh Tamiang sendiri lantaran tempat Kuala Paret yang jauh dari pusat kota, pesona alam Kuala Paret cuma di ketahui orang-orang yang bermukim di sekitar Pulau Tiga, Aceh Tamiang.

Kuala Paret terdapat di Desa Kaloy, Tamiang Hulu, Kabupaten Aceh Tamiang. untuk nikmati panorama Kuala Paret yang masihlah alami, kita memerlukan saat sekitaran 2 Jam 30 Menit dari Ibukota Kabupaten Aceh Tamiang, yakni Kuala Simpang.

Walau memerlukan saat lama serta perjalanan yang melelahkan, sesampainya kita di Kuala Paret, rasa capek hilang dengan sendirinya lantaran keindahan Kuala Paret yang menawan, air jernih mengalir ditengan batu besar yang melintang, seolah air mengalir di atas kaca.


Kami berbarengan orang-orang Kuala Simpang menuju Kuala Paret dalam rencana rekreasi, saya tahu pesona Kuala Paret lewat rekan yang meng-upload photo Kuala Paret diakun facebook kepunyaannya, lantaran penasaran, saya yang tengah bertugas mengikuti orang-orang di Pengadilan Negeri Kuala Simpang, pada akhirnya mengajak orang-orang untuk temani saya dalam rencana refreshing sesudah ikuti persidang di Pengadilan Negeri Kuala Simpang.

Saat kami menuju Kuala Paret, kami pernah berhenti sekitaran 9 kali untuk ajukan pertanyaan jalan menuju Kuala Paret supaya tak tersesat. Saat kami masuk jalan perkebunan, kami mesti melalui jalan berbatu, sedikit berbukit serta dikelilingi hamparan perkebunan Kelapa Sawit. Kata orang-orang di sana, jalan menuju Kuala Paret ada lantaran ada jalan perkebunan, bila tak ada jalan perkebunan, jadi kita mesti meniti perjalanan kaki untuk meraih Kuala Paret.



Untuk pengunjung Kuala Paret yang kehabisan bensin tak perlu cemas, lantaran tidak jauh dari Kuala Paret ada pemukiman warga serta ada kios yang jual bensin. Walau harga nya tidak sama dengan harga yang di jual dipasaran.

Sesampainya di Kuala Paret, kita temukan satu pondok yang bertuliskan “W. Kuala Paret, untuk masuki Kuala Paret, kita mesti membayar parkir sebesar Rp 5. 000 spesial hari libur. Mulai sejak kami ada di atas pondok, kami mulai dengarkan nada air yang mengalir deras di bawah, untuk meraih tempat Kuala Paret, kami mesti turun ke bawah dengan memegang akar-akar pohon di sekitar supaya tak terjatuh lantaran belum ada tangga yang disiapkan.

Saat kita hingga di bawah, nada air makin terdengar keras, hamparan batu-batu besar bikin mata kami terpana, kekuasaan ALLAH SWT bikin air mengalir ditengah-tengah batu besar yang terbelah oleh air, air malaju dengan deras memberi pesona Kuala Paret.

Air jernih yang megalir ditengah batu besar mengundang rasa untuk nikmati sembari bermain ria, kami dapat nikmati air sembari berenang di pinggir sungai yang aman, lantaran arus air yang mengalir tidaklah terlalu kencang.

Untuk menuju Kuala Paret, kita dapat masuk lewat Simpang Smadam menuju Pulau Tiga, sesampainya di Pulau Tiga, kita dapat ajukan pertanyaan jalan menuju Kuala Paret, lantaran banyak jalan untuk menuju Kuala Paret, kita tak perlu sungkan-sungkan untuk ajukan pertanyaan, lantaran orang-orang di sekitar cukup ramah-ramah.

Saat telah masuk areal perkebunan Kelapa Sawit, kita dapat juga ajukan pertanyaan pada pekerja perkebunan yang berwara-wiri dipersimpangan jalan, di pertengahan jalan kelak, kita bakal menjumpai Pos Satpam perkebunan.

Panorama Kuala Paret cukup menawan, siapapu yang datang pastinya akan nikmati panorama yang mengagumkan, di mana air mengalir di atas berbatuan besar, dasarnya, Kuala Paret tak jauh tidak sama dengan tempat pariwisata lainya se antero nusantara bahkan juga luar negeri.

Panorama yang laur umum pasti tak pernah kita dapatkan terlebih dulu, cuma saja Kuala Paret belum terjamah tangan pemerintah, baik Dinas Pariwisata Aceh Tamiang ataupun Dinas Pariwisata Aceh. Mudah-mudahan pemerintah selekasnya turun tangan menjaga serta melestarikan pesona alam Aceh Tamiang yang menaruh nilai wisata kelas Dunia.


4. Pantai Lampuuk



Aceh memiliki sebagian tempat wisata andalan, Pantai Lampuuk satu diantaranya. Pantai yang indah ini memperlihat pesona alam dengan pemandangan lautnya yang masihlah alami serta letaknya ada di lokasi barat Aceh, sekitaran 15 km. dari Banda Aceh. Pantai ini memilki garis pantai yang panjang, cukup panjang untuk dikilas balik dengan jalan kaki. Asik kan!

Pantai Lampuuk terdapat di kabupaten Aceh Besar termasuk juga satu diantara destinasi andalan yang sering dikunjungi oleh beragam wisatawan, baik lokal ataupun mancanegara. Pantai yang populer dengan keindahan matahari senjanya ini di ketahui mempunyai gelombang yang cukup tinggi, hingga tak heran bila pantai ini jadi surganya beberapa peselancar serta beberapa penggemar fotografi. Mantap kan!

5. Sumur Tiga Sabang

Photo by yoseph_and_naturallife


Pantai Sumur Tiga yaitu pantai berpasir putih serta memiliki tekstur lembut dengan garis pantai yang begitu panjang, mungkin saja ini yaitu pantai dengan garis pantai yang paling panjang yang ada di Kota Sabang. Ombak di pantai ini juga terbilang cukuplah besar di saat gunakan serta tenang saat surut (sore hari). Oleh karenanya saat sore pantai ini jadi tempat yang asik untuk snorkeling. Anda tak perlu memakai perahu untuk snorkeling di sini, cukup berbekal snorkeling gear yang dapat Anda sewa di penginapan lantas berenang menyusuri pantai. O, ya! Pantai ini kami sebut sebagai “Hawaii-nya Sabang” bukanlah lantaran ombaknya yang besar hingga dapat Anda pakai untuk surfing, namun lantaran panorama yang Anda bisa saat mengunjunginya, seperti Hawaii yang kami saksikan di tv.



Minggu, 06 November 2016

Destinasi Wisata Pantai Bali Abdya


Bila Anda berjalan-jalan ke lokasi pantai Barat Selatan Aceh, baiknya Anda berwisata dahulu di Pantai Bali di Gampong Ladang, Kecamatan Susoh, Aceh Barat Daya (Abdya).

Pantai Bali ini saat ini jadi satu diantara obyek wisata, tempat ini pas untuk liburan keluarga, dapat nikmati keindahan laut, di Pantai Bali Anda dapat pesan makan yang telah disiapkan oleh pengelola cafe.

Menuju ke pantai, Anda dimanjakan panorama danau yang begitu indah dari atas jembatan yang di buat bambu serta diwarnai merah putih beralaska papan.

Jembatan ini jadi daya tarik untuk pengunjung ke Pantai Bali, di jembatan beberapa pengunjung berselfie beragam jenis style.

“Jembatan ini saya bikin telah mulai sejak tiga bln. lantas serta ini adalah gagasan saya, terkecuali untuk memperindah tempat wisata aceh, ini dapat sebagai daya tarik pengunjung serta Alhamdullah sampai kini pengunjung jadi tambah dari sebelumnnya, ” kata Buyung pengelola tempat Pantai Bali.

Saat ini Pantai Bali ini telah ramai dikunjungi, terkecuali bersih disini juga disiapkan bermacam menu makanan. [text dan foto from mediaaceh.co]


15 Tempat Wisata di Aceh yang Wajib Dikunjungi

Aceh merupakan sebuah propinsi di Indonesia. Aceh terdapat di ujung utara pulau Sumatera serta adalah propinsi paling barat di Indonesia. Ibu kotanya yaitu Banda Aceh. Letaknya dekat dengan Kepulauan Andaman serta Nikobar di India serta terpisahkan oleh Laut Andaman. Aceh bersebelahan dengan Teluk Benggala di samping utara, Samudra Hindia di samping barat, Selat Malaka di samping timur, serta Sumatera Utara di samping tenggara serta selatan.

Aceh yaitu daratan yang paling dekat dengan episentrum gempa bumi Samudra Hindia 2004. Aceh pernah dirundung bencana gelombang tsunami serta menerjang beberapa besar pesisir barat propinsi ini. Sekitaran 170. 000 orang tewas atau hilang akibat bencana itu tetapi Aceh saat ini telah mulai sembuh.

Aceh mempunyai cukup banyak tempat tempat wisata salah satunya seperti wisata alam, wisata pengetahuan dan wisata religi. Aceh yang juga populer dengan sebutan Serambi Mekkah ini, disana ada segudang potensi wisata yang mengagumkan.

Ini 15 daftar Tempat Wisata Paling baik di Aceh yang harus mesti anda kunjungi bila anda tengah bertandang ke Aceh

1. Pulau Rubiah

Pulau Rubiah
Pulau Rubiah / photo by @youthcampkpk_aceh

Pulau Rubiah terdapat di Sabang, tepatnya ada di samping barat laut Pulau Weh. Nama Rubiah di ambil dari satu tulisan yang ada pada nisan yang ada di pulau ini. Pulau Rubiah di kenal dengan keindahan alam bawah lautnya. Sekurang-kurangnya ada 14 dari 15 biota laut yang sekarang ini dilindungi di Indonesia. Anda dapat diving serta snorkeling disini, silakan anda berenang berbarengan bermacam ikan tropis serta nikmati indahnya terumbu karang yang berwarna warni.

2. Air Terjun Kuta Malaka


Air Terjun Kuta Malaka

Photo by septiana_putriayumi


Air Terjun Kuta Malaka yaitu air terjun yang ada di Kuta Malaka, Kecamatan Samahani, Kabupaten Aceh Besar, Nanggro Aceh Darussalam. kurang lebih 600 m dpl, yang bertingkattingkat. Konon kata orang-orang setempat meraih 8 tingkat serta ada yang menyampaikan 20 tingkat. Untuk menuju ke tempat kita mesti meniti perjalanan sejauh 30 km dari pusat kota Banda Aceh.

3. Danau Lut Tawar

Danau Lut Tawar

Photo by @wiwin_cliquers


Danau Lut Tawar yaitu satu danau serta lokasi yang ada di Dataran Tinggi Gayo, Kabupaten Aceh Tengah. Di samping barat danau ini ada kota Takengon yang disebut ibukota dari kabupaten Aceh Tengah. Suku yang menempati daerah itu yaitu Suku Gayo. Menyebutkan danau ini dengan sebutan Danau Lut Tawar. Danau ini mempunyai luas sekitaran 5. 472 hektar, panjang 17 km, serta lebar 3. 219 km. Dimaksud Danau Laut Tawar lantaran lokasi perairan danau ini begitu luas, serta air yang ada di danau ini dapat adalah air tawar.

4. Benteng Indrapatra

Benteng Indrapatra
Photo by sazalisyukur

Benteng Indraparta adalah benteng pertahanan yang di bangun mulai sejak Kerajaan Lamuri yang disebut kerajaan hindu pertama di Aceh. Benteng Indraparta ini adalah peninggalan kerajaan Hindu yang terdapat di pesisir pantai Ujong Batee, tepatnya di desa Ladong Kecamatan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar. Tidak jauh dari Benteng Indraparta ada Benteng Iskandar Muda. Didalam Benteng Iskandar Muda, ada dua buah sumur yang dinaungi bangunan berupa kubah. Benteng Iskandar Muda ini bertemu segera dengan Selat Malaka.

5. Tugu Nol Kilometer

 Tugu Nol Kilometer
Photo by yaumil_djroeh

Tugu Nol Km. Tak komplit rasa-rasanya bila liburan ke Aceh tetapi tak berkunjung ke Tugu Nol Km.. Monumen ini adalah lambang dari perbatasan negara Indonesia. Tempat tugu ada di Desa Iboih Ujong Ba’u, Kec. Sukakarya, Kota Sabang, Pulau Weh, Aceh. Jarak pada tugu Nol km. serta Kota Sabang yaitu sekitaran 29 km serta memerlukan saat lebih kurang 55 menit dengan memakai kendaraan motor.

6. Museum Tsunami Aceh

 Museum Tsunami Aceh
Photo by @mirroreye

Pada th. 2004 Tsunami menerjang Aceh serta tersisa duka untuk warga Aceh yang sudah selamat ketika itu. Untuk kembali kenang sekalian menghormati korban yang wafat dalam musibah tsunami, dibangunlah satu Museum Tsunami yang berada di Jalan Sultan Iskandar Muda pada th. 2009. Ada lorong panjang ditambah dengan nada gemuruh ombak serta kucuran air di selama lorong yang bakal mengingatkan anda pada bencana besar itu. Banyak wisatawan yang berkunjung ke Museum ini serta lihat apa sajakah yang tersisa dari gelombang tsunami. Terdapat beberapa benda bekas bencana tsunami yang di pajang. seperti sepeda punya korban. Terkecuali benda bekas bencana itu, ada juga photo korban wafat serta narasi mengenai kesaksian korban yang selamat, serta alat simulasi elektronik gempa bumi.

7. Masjid Raya Baiturrahman

Masjid Raya Baiturrahman
Photo by royaltravel.asia

Masjid Raya Baiturrahman di bangun oleh Sultan Iskandar Muda th. 1612 serta sudah jadi ikon Aceh. Masjin Baiturrahman juga jadi objek wisata religi di Aceh yang ramai dikunjungi lantaran kemegahan serta keindahannya. Bangunan paling utama pada Masjid ini berwarna putih dengan kubah hitam besar yang dikelilingi tujuh menara. Kesan megah Masjid ini makin merasa karenanya ada kolam besar serta pancuran air di bagian depan Masjid.

8. Tebing Lamreh

Tebing Lamreh


Tebing Lamreh mulai ngetrend dikalangan traveler satu tahun lebih paling akhir. Tempat ini memanglah yang paling prima buat bebas photo selfie deh. Tidak hanya tenang, namun juga luas!

Dari jalan menuju ke Pelabuhan Malahayati, anda jalan selalu ikuti jalan menuju pantai pasir putih. Di dalam perjalan kelak bakal ketemu pamplet bertulisan " Wisata Tebing Lamreh ", tinggal masuk serta bayar duit ditribusi. Setelah itu perlu saat sekitaran 10 menit untuk menuju ke tebing lamreh memakai sepeda motor.

Tebing Lamreh mempunyai keindahan yang mengagumkan. Dari atas tebing segera dapat lihat hamparan laut serta tebing terjal. Anda dapat berfoto ria di Tebing Lamreh, di pantai, atau di tempat arah ke pantai pasir putih.

9. Ujung Nunang

Ujung Nunang


Tempat seindah ini tampak seperti di luar negeri kan. Padahal ini berada di Kota dingin Takengon, tepatnya di Ujung Nunang. Lokasi ini pernah di adakan acara Camping 100 tenda tahun lalu. Menuju ke Ujung Nunang membutuhkan waktu sekitar 30 menit dari kota Takengon, dengan sepeda motor.

10. Puncak Gurutee

Puncak Gurutee


Puncak Geurute yang berada di Kabupaten Aceh Jaya saat ini lagi hitz dikalangan anak muda untuk berfoto ria. Selain bisa menikmati kuliner khas puncak gurutee, kamu disuguhkan dengan pemandangan indah serta disini kamu menikmati sunset. Menariknya di Puncak Geurute, kamu akan ketemu sama hewan mamalia sejenis monyet. Namanya "Si Amang", hewan ini sangat jinak sama pengunjung, dan kamu bisa foto bareng sama si Amang.

11. Rumah Cut Nyak Dhien

Rumah Cut Nyak Dhien


Siapa yang belum pernah mendengar nama Cut Nyak Dien? Beliau adalah salah satu pahlawan wanita Indonesia yang mendapat julukan Srikandi Indonesia. Jika Anda sedang berkunjung ke Aceh Besar, Anda bisa berkunjung ke situs sejarah rumah Cut Nyak Dien. Rumah Cut Nyak Dien ini berlokasi di Jalan Cut Nyak Dhien, desa Lampisang, kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar. Di rumah itulah dahulu Cut Nyak Dien berlindung dan menyusun strategi perang. Dan di rumah ini pulalah orang-orang berlindung saat terjadi tsunami 2004.

12. Pantan Terong

Pantan Terong
Photo by azwarniislamiah

Pantan terong adalah sebuah bukit yang biasa digunakan untuk menikmati keindahan Aceh Tengah dari atas. Tempat wisata ini berada pada ketinggian sekitar 1830 meter di atas permukaan laut. Jika anda ingin datang ke tempat wisata ini jangan lupa membawa jaket dan baju hangat karena udara di sekitar sini cukup dingin. Anda dapat melihat Danau Laut Tawar yang menyerupai kuali raksasa dari sini. Selain itu anda juga bisa menikmati sunrise dan sunset dengan pemandangan sangat cantik. Jadi, siapkan kamera untuk mengabadikan momen ini.

13. Air Terjun Blang Kulam

Air Terjun Blang Kulam
regram from @fadhlysiagian 

Obyek wisata alam yang satu ini sayang untuk ditinggalkan. Air Terjun Blang Kolam terdapat di Desa Sidomulyo, Aceh Utara serta dapat ditempuh kurun waktu 30 menit dari Lhokseumawe.

Disini, Anda dapat lihat air terjun kembar dengan tinggi 75 mtr. yang dikelilingi oleh pohon-pohon rindang. Di sekitaran air terjun, terdapat beberapa orang yang bermain air, berendam di kolam tampungan air terjun atau sebatas bersantai di tepiannya. Bila Anda menginginkan rasakan pengalaman yang tidak sama, cobalah datang dengan membawa perlengakapan berkemah Anda. Di Air Terjun Blang Kolam ini, Anda dapat berkemah serta nikmati alam bebas dengan tarif 5. 000 Rupiah per orang.

Obyek wisata di Aceh ini tidak cuma tawarkan keindahan alamnya, tetapi juga tawarkan harga yang murah. Anda cukup membayar 2. 500 Rupiah per orang untuk dapat masuk serta menunjukkan keindahan Air Terjun Blang Kolam.

14. Pasi Saka Aceh Jaya

Pasi Saka Aceh Jaya
Photo by yudhiekasatria

Pantai Pasi Saka, pantai tersembunyi yang menjuntai pada bibir samudera hindia. Ia memang manis semanis namanya (saka brarti gula dalam bahasa Indonesia). Perjalanan setapak yang Wisata Aceh lewati eks gampong Mata Ie serta pendakian tanah basah bukit Ujong Gla terbayar lunas ditempat dengan pesona pantai tersembunyi ini sepadan dengan jalur sulit untuk mencapai lokasi. Hal yang menarik dari pantai Pasi Saka, menurut amatan Wisata Aceh adalah bulir pasir-pasirnya. Jika dilihat dari jarak dekat, namanya juga pasir, harus dilihat sedemikian dekat untuk melihat butir perbutir. Beberapa bulir pasir ini berbentuk seperto Kristal yang bewarna bening. Persis seperti butir gula, karena itu pula, barangkali pantai ini dinamai Pasi Saka. Ini lah The Light of Aceh dari Kabupaten Aceh Jaya.

15. Pantai Lampuuk

Pantai Lampuuk
Photo by nurulsukmaa

Warga Aceh tak perlu merasa iri dengan Bali yang memiliki banyak pantai indah karena di Aceh juga terdapat banyak pantai dengan pemandangan menakjubkan. Salah satu tempat wisata pantai yang bisa diandalkan adalah Pantai Lampuuk. Pantai ini disebut juga sebagai Pantai Kuta di Aceh.

Pantai Lampuuk memiliki garis pantai sepanjang 5 km dari selatan ke utara dengan pasir putih lembut dan tebing karang di ujung pantai. Banyak kegiatan yang bisa Anda lakukan di pantai ini mulai dari berselancar, berjemur, berenang dan juga bermain banana boat.

Satu lagi kegiatan menarik yang bisa Anda lakukan di tempat wisata ini adalah melihat upaya pelestarian penyu. Anda bisa ikut melepas tukik ke laut lepas. Seru, ya? Liburan sekaligus menjaga kelestarian alam.

Jika belum puas menikmati Pantai Lampuuk dalam sehari, Anda bisa menginap di cottage yang ada di kawasan pantai. Selain bisa lebih lama menikmati keindahan pantai ini, Anda juga bisa memuaskan perut dengan aneka sajian ikan bakar di warung-warung sekitar pantai.

Pantai Lampuuk berada di Desa Meunasah Masjid, Lhoknga, Aceh Besar. Harga tiket masuk adalah 3.000 Rupiah.
Kamis, 13 Oktober 2016

Hutan Mangrove Langsa, Wisata Paling Hits Untuk Foto-Foto

Wisata Aceh - Berwisata adalah agenda harus untuk beberapa orang yang beberapa besar waktunya di habiskan oleh kebiasaan bekerja. Bukan sekedar itu. Dengan berwisata bikin kita dapat melepas capek serta merefresh kembali badan kita sebelumnya kembali bergelut dengan aktivitas. Nah, tulisan kali ini wisata aceh, memilih lokasi lagi sama anak muda Aceh di sosial media yaitu Hutan Mangrove Langsa.

Hutan Mangrove Langsa, Wisata Paling Hits Untuk Foto-Foto
Photo by @lely_puspika

Lokasi hutan mangrove yang terdapat di km 10 Kuala Langsa, saat ini sudah jadi tempat baru sebagai tempat favorite untuk orang-orang untuk nikmati wisata alam mangrove berbarengan keluarga. Ada di tempat strategis diantara rerimbunan pohon bakau atau mangrove yang membentang luas diatas tempat rawa pesisir Kuala Langsa. Ada Jalan setapak yang di bangun oleh Pemerintah Kota Langsa serta baru usai di bangun selama kurang lebih 500 mtr. menjorok kedalam hutan mangrove, membuatnya pilihan paling utama untuk orang-orang untuk dikunjungi waktu ke Kuala Langsa.

Di mana wisata hutan mangrove ini dapat jadi aset pelengkap lokasi wisata di Kuala Langsa, yang terlebih dulu sudah mempunyai sebagian aset wisata kebanggaan orang-orang Langsa. Salah satunya, lokasi wisata bahari dermaga pelabuhan, wisata bakau island di pesisir timur pelabuhan serta wisata kuliner yang ada diantara rindangnya mangrove.

Untuk nikmati sejuknya situasi hutan manggrove, orang-orang dapat jalan di bangunan jalan setapak yang berliku-liku serta kontruksi bangunan dari coran semen padat, memberi kepercayaan wisatawan untuk terasa aman waktu menyusuri hijaunya hutan manggrove berbarengan keluarga.

Terkecuali keindahan serta teduhnya situasi hutan mangrove, beberapa wisatawan dapat juga hiburan alam liar berbentuk hewan type kera yang menempati hutan mangrove selama jalan setapak itu. Pengunjung juga tak perlu takut dengan masalah hewan-hewan ini, lantaran keberadannya di lingkungan manusia kurun waktu cukup lama, sudah bikin hewan-hewan ini jinak serta jadi hiburan.

Untuk memberi rasa aman, nyaman serta keselamatan untuk pengunjung, pada jalur lintasan jalan setapak itu juga didirikan menara pengawas setinggi kurang lebih 10 meter Di mana lewat menara itu, petugas penjaga bisa memonitor kesibukan pengunjung sepanjang ada diatas jalan setapak.

Kini, dengan menjadi sebagai salah satu objek wisata favorit di kawasan pelabuhan Kota Langsa, diharapkan pemerintah dapat terus melakukan pembenahan kawasan hutan dan sarana pendukung lainnya sepanjang kawasan ini. Supaya keberadaan hutan manggrove menjadi favorit wisata lokal. Namun juga dapat menjadi favorit wisata dari luar Langsa dan Aceh untuk dikunjungi.